default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Kejari Gresik Dalami Dugaan Korupsi ADD di Desa Dooro

Kejari Gresik Dalami Dugaan Korupsi ADD di Desa Dooro
Peristiwa Daerah
Kasi Pidsus Kejari Gresik, Dymas Adji Wibowo
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

GRESIK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik mendalami dugaan korupsi alokasi dana desa (ADD) di Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejumlah orang pun dipanggil untuk diperiksa di ruang Pidana Khusus.

Bahkan, status kasus tersebut sudah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan. Kini, penyidik Pidsus tengah fokus memeriksa saksi dan menghitung kerugian negara.

Pada Selasa (17/3/2020) kemarin misalnya. Terdapat dua orang saksi yang diperiksa oleh penyidik. Mereka menjabat sebagai Kasi Pemerintahan Desa dan Kasi Kesra. Keduanya diperiksa terkait penggunaan ADD.

Kasi Pidsus Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo menyampaikan, pihaknya tengah fokus penyidikan kasus dugaan korupsi ADD tahun 2015 sampai 2017 di Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Gresik.

Dijelaskan, kasus ini merupakan limpahan penyelidikan tim Intel. Kemudian, setelah diselidiki lebih dalam dan dilakukan pemeriksaan dinaikan menjadi penyidikan. "Hasil pemeriksaan sementara ada dugaan korupai sekitar Rp 200 juta lebih," kata Dymas.

Dymas mengaku proses penyidikan belum tuntas. Dia menduga kerugian negara diperkirakan akan lebih besar lagi. "Tim masih fokus pemeriksaan dan penghitungan kerugian negara," imbuhnya.

Ditambahkan, dalam sehari sebanyak dua saksi yang akan diperiksa. Penyidikan akan memanggil pihak terkait yang dianggap berkaitan dengan kasus tersebur. "Mengingat ADD yang diduga dikorupsi anggaran selama 3 tahun," pungkasnya.


Kontributor : Syaifuddin Anam
Editor : Imam Hairon
Publisher : Aulia Fasha
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar